Showing posts with label menuntut ilmu. Show all posts
Showing posts with label menuntut ilmu. Show all posts

Monday, March 26, 2018

Niat Dia Menulis Buku



Dia menyeruput segelas es susu yang dia beli di sebuah warung kelontong. Dia terduduk dan kemudian menyadari ada sesuatu yang hilang. Ya.. keyakinannya untuk memulai menulis seketika hilang. Ambisinya dulu yang ingin membuat sebuah buku, sekarang musnah sudah. Semangatnya lama kelamaan luntur. Entah apa sebabnya. Dia merasa bingung dan mencoba mencari alasan tersebut, dengan menelusuri sebuah novel epic dari seorang penulis terkenal. Penulis yang sudah menorehkan karya berupa novel yang laris manis di pasaran. Siapa yang tidak mengenal Tere Liye. Sosok misterius yang jarang terlihat hilir mudik di media berita manapun. Jarang saya temui, kecuali beberapa quotes yang sering dia publikasikan di dinding media sosial sederhana miliknya. Ya.. sosok itulah yang kemudian mengarahkan tangan ini untuk menulis sebuah tulisan sederhana.

Monday, September 4, 2017

Nasihat Menasihati

Saudaraku sekalian
Dalam kehidupan, kita tidak bisa hidup sendiri,
Tidak bisa memasak sendiri tanpa bantuan petani,
Tidak bisa lahir di dunia sendiri,
secara tidak langsung maka kita tidak bisa hidup sendiri,

Apa yang kamu pikirkan tentang hal tersebut?

Ya...
Maka dari itu, kita butuh orang lain dalam menjalani aktivitas sehari-hari
kita tidak boleh sombong

Agar kita senantiasa ingat hal tersebut adalah meminta nasihat
Nasihat sangat penting untuk mengingatkan kita selalu, apabila kita bersalah atau tidak

Wednesday, August 30, 2017

I Proud to Be Muslim

            Salah satu kebiasaan yang penting untuk dilakukan adalah mendengarkan ceramah-ceramah dari berbagai  sumber. Salah satu rekomendasi tokoh Islam yang materinya bagus dan sederhana adalah Ustadzah Aminah Assilmi. Namun, beliau sudah meninggal terlebih dahulu mendahului kita, kira-kira pada tahun 2010 akibat kecelakaan. Kita doakan semoga beliau khusnul khotimah dan ilmu yang beliau sampaikan bisa menjadi amal jariyah beliau di akhirat. Aamiin.

            Aminah Assilmi adalah seorang muallaf yang kemudian sering berbagi ilmu kepada masyarakat di sana, Amerika Serikat. Salah satu perkataan beliau yang sangat menyentuh hati adalah ketika beliau menyampaikan betapa pentingnya seorang muslimah menutup aurat dan memakai pakaian muslimah. Beliau berkata bahwa, “I Proud to be Muslim! I know the power of Allah! The Power of Islam!”

Tuesday, May 2, 2017

Cara Belajar Fethullah Gulen

Islam adalah agama yang Haq, rahmat seluruh alam. Di segala aspek, Islam mengatur akan hal tersebut. Banyak literatur-literatur Islam yang membahas tentang kehidupan manusia. Mulai dari segi kesehatan, kebersihan, ekonomi, politik, bahkan ke ranah-ranah yang lain. Oleh sebab itu, perlu kiranya, kita sebagai umat Islam membaca hasil karya para ulama pada zaman-zaman terdahulu. 

Ulama adalah salah satu teladan yang baik untuk kita dalam menuntut ilmu.
Hal yang bisa kita teladani dari para ulama salah satunya adalah cara belajar mereka. Bagaimana mereka belajar? apa saja buku atau kitab yang mereka pelajari?

Di thread ini, saya akan membagi cara belajar dari Fethullah Gulen 
Cara belajar beliau diambil dari dua kelompok karya ini:
Dua Kelompok:
  1. Karya-karya yang berhubungan dengan ilmu tata bahasa arab dan balaghah
  2. Karya-karya yang berisi tentang ilmu-ilmu keislaman dari berbagai cabang

Berikut list kitab yang beliau pelajari:
Kitab:
Tata bahasa      : Amsila, Bina, Maqsud, Izzi, dan Al-Maroh
Bidang Nahwu : Awamil, Izhar, Kafiya, Molla Jami
Fiqh                     : Kitab Multaqa al Abhur,
Ushul Fiqh        : Mir'atu'l Usul'u
Ilmu Balaghah : Talhis, Muhtasaru'l Ma'ani, dan Majma'ul Mutun
Ilmu Kalam      : Bad'u'l Amali Tawali'ul Anwari Karya kadi Beyzawi

Tafsir               : Jalalain dan Anwar al Tanzil 

Ilmu Logika   : Mughni al Thullab

Cara beliau dalam belajar adalah sebagai berikut : 
1.   Beliau belajar dengan menghafal
2.   Kemudian membuat rangkuman 
3. Menjelaskan pemahamannya tentang pelajaran tersebut kepada murid-muridnya.

Tuesday, January 24, 2017

Istimewah

Tulisan by ust. Akmal sjafril
assalaamu’alaikum wr. wb.
Tidak ada yang istimewa dari orang-orang yang menganggap dirinya istimewa. Pada dasarnya setiap orang ingin menjadi individu yang istimewa, hanya saja tidak semua orang paham bagaimana harus mewujudkannya. Sebagian besar di antara mereka justru melakukan hal-hal yang kontraproduktif. Ya, sebagian besar manusia! Sebab, bukankah yang istimewa itu pastilah minoritas?

Sunday, January 15, 2017

Kontribusikan!

Sumber Gambar
Menulis adalah sebuah kegiatan yang mengasyikkan. Ada beberapa media yang bisa digunakan untuk menulis. Diantaranya adalah blog. Nah, disini kami memberikan tempat bagi teman-teman semua yang ingin menyalurkan hobi menulisnya.
Tulisan yang anda kirim akan kami posting di blog ini:
Caranya bagaimana?
1. Siapkan tulisan anda di microsoft word
2. Temanya bebas kok
3. Kirim tulisannya ke email saya: trimeilestari@gmail.com dengan subject: Setor Tulisanku
4. Selesai!

Ayo! kontribusikan tulisan anda di blog kami!

Sunday, November 6, 2016

PAHALA PEKERJAAN DITENTUKAN DARI NIATNYA

Ada sebuah hadits mengatakan
 
Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al-Khattab ra., beliau berkata: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.”

Tuesday, August 2, 2016

Spirit of Learning


Everyday is a wonderful day, for me or for others. And it each day, i work and live in school as a teacher. I have taught since 2015, and now counted as one year. So many experienced in there. One of the biggest thing is when student felt sad if i'm not teach them. It's so wonderful. I can't imagine if every students in the world are doing like that. I think it will be great.
.
In Islam itself, teach about how important to learning and seeking knowledge. Because learning make us to be a wise person. We can take example from Prophet's life. Our Prophet, Muhammad Saw, always told the servant to cultivate and searching for knowledge in whatever form as long as it's good for us. Allah also say in the Qur'an that :

Read in the name of your Lord Who created. He created man from a clot. Read and your Lord is Most Honorable, Who taught (to write) with the pen. Taught man what he knew not.
(Surah Al Alaq 96:1-5)

And also "It was narrated that Anas bin Mâlik said: The Messenger of Allah said “Seeking knowledge is a duty upon every Muslim”.  
Now we know, that so important it is. And we can more and more love to seeking knowledge. 

Friday, July 8, 2016

#11 Bagaimana Hukum Menyimpan Uang di Bank Konvensional?

Penanya:
H. Tamrin Harahap dan Aziz Harahap, Ketua dan Sekretaris PRM Sibaruang
.
Pertanyaan:
Bagaimana hukumnya menyimpan uang kas Muhammadiyah di bank (BNI)?
.
    Perlu diketahui bahwa pada saat ini BNI ada dua macam, yakni BNI konvensional yang dalam praktik perbankan menggunakan sistem bunga; dan BNI syariah yang dalam praktik perbankannya menggunakan sistem bagi hasil (mudlarabah). Boleh jadi yang saudara tanyakan atau dimaksudkan dalam pertanyaan tersebut adalah BNI konvensional. Terhadap penggunaan bank milik Pemerintah yang konvensional ini, dalam Muktamar Majelis Tarjih 1968 di Sidoarjo Jawa Timur, – dan sampai saat ini belum ada perubahan,- diputuskan: Bunga yang diberikan oleh bank-bank milik negara kepada para nasabahnya atau sebaliknya yang selama ini berlaku, termasuk perkara musytabihat. Kata musytabihat dalam pengertian bahasa ialah perkara (sesuatu) yang tidak jelas. Adapun menurut pengertian Syara’ ialah sebagaimana yang tersimpul dalam Hadits riwayat al-Bukhari dan Muslim dari Nu’man Ibn Basyir yang kesimpulannya sebagai berikut: Bahwasanya yang halal sudah jelas, demikian pula yang haram, yaitu telah dijelaskan oleh al-Qur’an maupun al-Hadits dengan nash-nash sharihnya. Misalnya, daging kambing halal dimakan dan daging babi haram dimakan. Selain yang telah ditentukan hukumnya dengan jelas itu, terdapat beberapa hal yang hukumnya tidak jelas bagi seseorang atau beberapa orang, apakah itu halal atau haram, sehingga dari mereka timbul ragu-ragu dan tidak dapat menentukan salah satu di antara dua macam hukum itu. Perkara yang masih meragukan dan tidak jelas hukumnya inilah yang disebut musytabihat
.
Terhadap hal yang masih musytabihat atau masih diragukan hukumnya, Nabi Muhammad saw telah menganjurkan agar kita berlaku hati-hati dengan menghindari atau menjauhinya demi untuk menjaga kemurnian jiwa dalam pengabdian kita kepada Allah Swt. Hal ini dikecualikan manakala dalam rangka menjaga kemaslahatan kehidupan baik dalam urusan keduniaan maupun urusan keakhiratan tidak ada jalan lain atau nyaris tidak mungkin untuk dihindari, seperti di suatu daerah yang tidak atau belum ada lembaga keuangan seperti bank yang beroperasi dengan menggunakan sistem syariah. Namun pada saat ini lembaga keuangan syariah sudah berdiri di berbagai tempat, seperti BNI juga telah membuka kantor cabang BNI Syariah di berbagai daerah. Selain itu, di berbagai dareah juga telah berdiri Baitul Mal wat Tamwil (BMT). 
.
Dengan memperhatikan keterangan di atas, hendaknya dana milik Muhammadiyah disimpan di lembaga keuangan yang beroperasi dengan menggunakan sistem syariah, misalnya BNI Syariah. Jika demikian, dana milik Muhammadiyah yang telah terlanjur disimpan di BNI konvensional dapat dipindahkan ke BNI Syariah yang terdekat yang telah ada, atau di lembaga keuangan syariah yang lain. Jika memang di daerah saudara belum ada lembaga keuangan syariah, maka tentunya masih dibolehkan menggunakan Bank konvensional milik Pemerintah, mengingat sebuah hadits:
لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ [رواه أحمد وابن ماجه].

Artinya: “Tidak boleh membuat kemadlaratan pada diri sendiri dan tidak boleh membuat kemadlaratan pada orang lain.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah].
Dan kaidah ushul fiqh:
الضَّرُوْرَاتُ تُبِيْحُ اْلمَحْضُوْرَاتِ
Artinya: “Kemadlaratan-kemadlaratan itu membolehkan larangan-larangan
Wallahu a’lam bishshawab. *dw)
 
 
Sumber artikel: http://sangpencerah.com/2013/10/bagaimana-hukum-menyimpan-uang-di-bank.html

Monday, July 4, 2016

Kisah Sukses "Si Lumpuh dan Si Buta"


Pada suatu hari ada seorang lumpuh pergike sebuah warung dengan muka bersedih. Duduklah ia di sebelah orang yang sudah sejak tadi berada disitu. “Saya tidak bisa datang ke pesta Sultan.” keluhnya, karena kakiku yang lumpuh sebelah ini aku tidak bisa berjalan dengan cepat.”

Orang di sebelahnya menganglain.kat kepala dan berkata,”Aku juga diundang ke pesta Sultan. Tetapi keadaanku lebih buruk dari Saudara. Saya Buta, saya tidak dapat melihat jalan meskipun saya diundang.

Orang ketiga yang sejak tadi mendengar percakapan mereka berkata,”Tetapi, kalau saja kalian menyadarinya, kalian berdua mempunyai sarana untuk mencapai tujuan kalian. Yang buta bisa berjalan, yang lumpuh didukung di punggung. Kalian bisa menggunakan kaki si Buta dan Si Lumpuh untuk menunjukkan jalan.”